Pencarian

+

UNTAIAN NASEHAT BAGI PENUNTUT ILMU DI SAAT GENTING

  • HOME
  • Artikel
  • UNTAIAN NASEHAT BAGI PENUNTUT ILMU DI SAAT GENTING
UNTAIAN  NASEHAT BAGI PENUNTUT ILMU DI SAAT GENTING
UNTAIAN NASEHAT BAGI PENUNTUT ILMU DI SAAT GENTING

1. Di saat genting adalah kesempatan besar untuk menuntut ilmu supaya Allah tau siapa yang bersunggunh-sungguh dan siapa yang malas.’’Apakah kalian mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal  belum nyata bagi Allah siapa yang bersungguh -sungguh (jihad) dan siapa yang benar-benar bersabar (Ali Imran: 142).


2. Perang badar kubra adalah momen yang sangat berharga bagi para sahabat untuk menambah ilmu dari Nabi. Walau keadaan genting namun para sahabat tidak berhenti mendengarkan sabda-sabda Nabi.


3. Tatkala Nabi di Madinah para sahabat di antaranya Abu Bakar dan Abu Hurairah terkena wabah demam yang sangat parah. Namun tidak membuat mereka putus dalam mendengar ilmu dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. (HR. Bukhari)
4. Imam Malik digoncang dengan fitnah yang bertubi-tubi sampai akhirnya ia jebloskan ke penjara, di saat yang sangat genting seperti itu tak membuat ia berhenti belajar dan mengajar serta mengeluarkan fatwa-fatwa.


5. Imam Ahmad bin Hanbal menjadi saksi sejarah betapa ia harus dicambuk, kalaulah cambukan itu di tujukan ke kuda niscaya kudanya akan mati. Namun kegentingan itu tak membuat ia harus berhenti belajar dan mengajar, bahkan ia tetap mengajarkan hadits dan mengeluarkan fatwa.


6. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah harus sibuk berhadapan dengan kaum Tatar, mengangkat senjata, berjihad membela agama dan negara. Siapa yang tidak kenal dengan sosok beliau. Di saat yang genting ia melahirkan karya-karya ilmiah berupa kitab-kitab yang akan dibaca oleh seluruh kaum muslimin di penjuru dunia.


7. Buya Hamka seorang intelektual muslim Indonesia. Di penjara, dituduh berkhianat kepada negaranya, keadaan yang begitu menyedihkan tak menyurutkan semangatnya dalam belajar dan melahirkan karya monumental di penjara yang ia jadikan sebagai sekolah yang sangat berharga.


8. Maka keadaan yang sangat genting, dengan cobaan dan ujian adalah kesempatan besar dalam belajar, mengajar. Sebab itulah gambaran yang dilukiskan dalam al-Qur’an dan Sunnah.


Sejarah telah mencatat bahwa para ulama terlahir dari perut bumi yang penuh dengan tantangan dan cobaan. Oleh karena itu, anak-anak kami di PKBM Abu Dzar yang kami cintai, keadaan ini adalah pengulangan sejarah yang telah dilalui oleh para ulama terdahulu. Ambil lah kesempatan ini untuk melukiskan kembali sejarah ulama yang digoreskan dengan tinta emas. Wassalam.


Mudir PKBM Abu Dzar

Komentar
  1. Belum Ada Komentar
Tambahkan Komentar

Testimonial

Facebook