Pencarian

+

HOME LEARNING PKBM ABU DZAR

HOME LEARNING PKBM ABU DZAR
HOME LEARNING PKBM ABU DZAR

Setelah pemerintah menetapkan COVID-19 sebagai bencana nasional, berbagai kebijakan dikeluarkan pemerintah dan lembaga pengelola pendidikan dan pelatihan seperti kegiatan belajar mengajar jarak jauh dari rumah dengan metode home learning.

Walaupun home learning bukanlah hal yang baru, namun tidak semua siswi familiar dengan istilah atau kegiatan tersebut. Sosialisasi kepada wali murid & siswi sangatlah penting untuk tercapainya kegiatan home learning yang kondusif.

Indikator yang dapat mendorong kesuksesan pembelajaran home learning adalah siswi dan fasilitator (dalam hal ini: guru dan wali murid). Indikatornya meliputi kesiapan akses teknologi, keterampilan teknologi yang dimiliki fasilitator dan siswi, serta kesiapan sekolah.

Indikator lainnya yang perlu mendapatkan perhatian adalah kesiapan para siswi mengikuti program home learning. Perlunya memompa motivasi siswi, melatih kebiasaan dan manajemen waktu siswi untuk mengikuti proses pembelajaran juga menjadi perhatian sekolah.

PKBM Abu Dzar melakukan beberapa metode home learning, yang diterapkan sesuai dengan kapasitas siswi dan fasilitator. Dengan media utama melalui whatsapp, guru juga memfasilitasi siswi yang memiliki akses teknologi, dengan menggunakan Zoom, Quizizz, Edmodo, Google Classroom, Youtube, dan lain sebagainya.

“English is not only about grammar. The students will get bored easily reading tenses formula. I use Zoom for home learning. That way, students can still practice pronunciation and have some fun video conferencing with their friends.”

‘Bahasa Inggris tidak hanya belajar tata bahasa. Siswi akan bosan jika hanya membaca rumus kalimat. Saya menggunakan Zoom untuk belajar di rumah. Dengan begitu, siswi tetap bisa berlatih pengucapan dan senang bertemu teman-temannya melalui konferensi video,’ ujar Mrs. Wulan, selaku guru Bahasa Inggris.


img-1585551828.jpg

Gambar 1. English home learning via Zoom


“Saya menggunakan powerpoint untuk media pembelajaran siswi. Tampilannya dibuat menarik, dan diselipkan voice recording tentang penjelasan materi. Untuk latihan soal, saya menggunakan Quizziz. Tampilannya unik dan lucu, sehingga siswi tidak merasa sedang mengerjakan soal, tapi lebih menyenangkan,” ujar ustadzah Khoirunnisa, guru Matematika.


img-1585551866.jpg

Gambar 2. Powerpoint dan Quizizz


Beda lagi dengan ustadzah Lia. Guru Bahasa Arab ini punya cara yang berbeda. Beliau menggunakan media Youtube untuk menjelaskan pelajaran. Sesi tanya jawab dilakukan via Whatsapp.

Untuk pelajaran Tahfizh, siswi mengirimkan Voice Note untuk diperiksa oleh guru pengampu.


img-1585551893.jpg

Gambar 3. Setoran Tahfizh


PKBM Abu Dzar terus melakukan evaluasi untuk menjaga kegiatan home learning yang baik dan sebisa mungkin mencapai target pembelajaran. Kami juga berterima kasih atas peran orang tua dan wali murid di rumah yang mendukung proses ini. Bersama-sama kita bimbing anak-anak kita melewati masa wabah ini. Semoga Allah azza wa jalla selalu melindungi keluarga besar Abu Dzar dan memudahkan langkah kita semua. 

Komentar
  1. Belum Ada Komentar
Tambahkan Komentar

Testimonial

Facebook